Pengertian Mimpi Basah - Mimpi basah adalah pengeluaran air mani
atau sperma (ejakulasi) yang terjadi pada saat tidur karena testis dan
salurannya sudah penuh berisi sperma. Mimpi basah ini merupakan cara
alamiah tubuh laki-laki untuk mengeluarkan timbunan sperma yang
dibentuk terus menerus. Terjadinya mimpi basah menandakan organ
reproduksi laki-laki telah matang.
Pergaulan
Sabtu, 16 November 2013
cara menghadapi anak masuk usia remaja
Di usia 10-12 tahun, Anda akan melihat banyak perubahan besar pada anak dalam hal kemandirian, hanya saja, perubahan kali ini akan berbeda.
"Hormon
remaja mulai ‘bereaksi’ dan memberi sinyal pada alam bawah sadarnya
bahwa pasangan masa depannya akan ia temukan di luar rumah ?dalam
kelompok sebayanya? dan bukan di ruang tamu di dalam rumahnya. Itu
sebabnya, ia tidak lagi merasa perlu untuk memberitahu semua hal pada
Anda seperti yang ia lakukan dulu saat kecil, ketika hidupnya masih amat
bergantung pada Anda," kata Annie Fox, penulis serial Middle School Confidential.
kebiasaan
Setiap individu dalam kehidupan sehari-hari melakukan interaksi dengan individu atau kelompok lainnya. Interaksi sosial mereka juga senantiasa didasari oleh adat
dan norma yang berlaku dalam masyarakat. Misalnya interaksi sosial di
dalam lingkungan keluarga, lingkungan sekolah, lingkungan masyarakat dan
lain sebagainya.
Kenakalan
Nakal artinya suka berbuat kurang baik (tidak menurut, mengganggu dsb, terutama bagi anak-anak). Juga berarti buruk kelakuan. Kenakalan adalah
kata sifat dari nakal atau perbuatan nakal. Bisa juga berarti tingkah
laku secara ringan yang menyalahi norma yang berlaku di masyarakat. (Kamus Besar Bahasa Indonesia, Edisi Ketiga, 2003, hlm. 772)
Kenakalan remaja
meliputi semua perilaku yang menyimpang dari norma-norma hukum pidana
yang dilakukan oleh remaja. Perilaku tersebut akan merugikan dirinya
sendiri dan orang-orang di sekitarnya.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.
Para ahli pendidikan sependapat bahwa remaja adalah mereka yang berusia 13-18 tahun. Pada usia tersebut, seseorang sudah melampaui masa kanak-kanak, namun masih belum cukup matang untuk dapat dikatakan dewasa. Ia berada pada masa transisi.
Baiklah sebelum membahas lebih jauh tentang kenakalan remaja kita harus tahu definisinya terlebih dahulu
Selamatkan Remaja
Masa remaja
adalah masa-masa yang paling indah. Pencarian jati diri
seseorang terjadi pada masa remaja. Bahkan banyak orang mengatakan
bahwa remaja adalah tulang punggung sebuah negara. Statement demikian
memanglah benar, remaja merupakan generasi penerus bangsa yang
diharapkan dapat menggantikan generasi-generasi terdahulu dengan
kualitas kinerja dan mental yang lebih baik. Di tangan remajalah
tergenggam arah masa depan bangsa ini.
kesehatan remaja
HIV/AIDS, Gejala dan Cara Penularannya
HIV/AIDS, Gejala dan Cara Penularannya – HIV adalah kependekan dari Humman Immunodeficiency Virus yaitu
virus yang menyerang system kekebalan tubuh manusia. Sistem kekebalan dianggap menurun ketika sistem tersebut
tidak dapat lagi menjalankan fungsinya memerangi infeksi dan penyakit-
penyakit. Orang yang kekebalan tubuhnya menurun (Immunodeficient) menjadi lebih rentan terhadap berbagai infeksi,
yang sebagian besar jarang menjangkiti orang yang tidak mengalami defisiensi
kekebalan. Penyakit-penyakit yang berkaitan dengan defisiensi kekebalan yang
parah dikenal sebagai “infeksi oportunistik”
Pendidikan
SETELAH pemerintah
secara resmi menaikkan harga BBM 1 Oktober lalu, bersama itu pula angka
kemiskinan di negeri ini semakin meningkat. Akumulasi dari semua itu
adalah kesengsaraan dan penderitaan bagi rakyat miskin. Gelombang
penolakan dan protes atas kenaikan harga BBM terjadi di mana-mana, baik
itu dilakukan oleh mahasiswa, LSM, Ormas, dan masyarakat pada umumnya.
Bahkan di dalam tubuh DPR pun terjadi penolakan serupa oleh sebagian
fraksi yang tidak sependapat dengan kebijakan pemerintah tersebut, dan
hal tersebut masih terjadi hingga kini. Mereka menganggap apa yang
dilakukan pemerintah itu kurang memihak kepentingan rakyat.
Lalu, bagaimana peran mahasiswaa sebagai agent of social change dalam
menyikapi kenaikan harga BBM yang berdampak pada meningkatnya angka
kemiskinan di negeri ini, cukupkah mereka melakukan demo untuk
menyelesaikan masalah?
Kemiskinan memang tak bisa dihindari, karena hal itu memang sudah menjadi sunnatullah,
namun kemiskinan yang direncanakan dan dibuat, merupakan satu tindakan
yang tidak berprikemanusiaan. Hal itulah yang saat ini sedang terjadi di
Indonesia. Dengan menaikkan harga BBM, berarti pemerintah telah membuat
kemiskinan di negeri ini semakin bertambah, dan hal itulah yang membuat
sebagian kalangan, terutama mahasiswa tidak terima dan melakukan protes
dengan aksi turun ke jalan menolak kebijakan yang tidak populer dan
terkesan menindas rakyat.
Aksi
demo yang dilakukan mahasiswa di berbagai penjuru Nusantara itu bagi
sebagian orang ditanggapi dengan positif, namun bagi sebagian yang lain
justru apatis dan cenderung pesimis, karena hal tersebut dirasa tidak
cukup efektif untuk mengubah kebijakan pemerintah, apalagi untuk
mengurangi kemiskinan yang terjadi di negara ini.
Berbicara soal demo yang dilakukan oleh mahasiswa, menurut penulis,
merupakan hal yang wajar, dan sejarah telah membuktikan bahwa demo
mahasiswa pernah membuat sejarah Indonesia menjadi berubah, mulai
Indonesia merdeka, bahkan di tahun 1998 dengan semangat kebersamaan
mahasiswa dapat meruntuhkan dan menumbangkan rezim otoriter Soeharto.
Indonesia pun kemudian memasuki gerbang reformasi hinggga saat ini.
Hal
itu pun bisa saja terjadi saat ini. Bagi penulis, apa yang dilakukan
oleh mahasiswa, berupa demo, bisa diambil sisi positifnya. Dengan
melakukan demo, mahasiswa mungkin tidak serta merta akan dapat mengubah
kebijakan pemerintah dalam menaikkan harga BBM, namun di balik itu
semua, paling tidak mahasiswa telah berusaha sekuat tenaga dalam menekan
pemerintah agar meninjau ulang kebijakan itu, karena akibat yang
ditimbulkan sangat menyengsarakan rakyat, terutama rakyat miskin. Di
samping itu, demo merupakan kontrol atas segala kebijakan yang telah
ditetapkan dan dijalankan oleh pemerintah selarna ini. Tugas yang memang
diemban mahasiswa adalah sebagai kontrol pemerinta. Apabila pemerintah
lalai dalam menentukan dan menjalankan kebijakan, maka tugas mahasiswa
untuk mengingatkan dan meluruskan.
Begitu
juga dengan adanya kebijakan kenaikan harga BBM yang tidak
proporsional, maka sudah sepantasnya mahasiswa melakukan tugasnya, yaitu
berdemo dengan tujuan mengingkatkan pemerintah bahwa kebijakan yang
diambil adalah kurang tepat dan tidak memihak pada kepentingan rakyat.
Kemiskinan yang terjadi saat ini kemungkinan tidak akan dapat
terselesaikan dengan hanya berdemo. Namun, apa yang dilakukan mahasiswa
tersebut merupakan wujud kepedulian dan pembelaan terhadap kaum miskin
di negeri ini. Oleh sebab itu, sudah seharusnya masyarakat mendukung apa
yang dilakukan oleh mahasiswa, karena tanpa ada dukungan masyarakat,
apa yang dilakukan mahasiwa tidak akan ada artinya, tanpa adanya
dukungan masyarakat pula, perjuangan mahasiswa dalam melakukan kontrol
terhadap segala kebijakan pemerintah akan sia-sia.
Peran mahasiswa dalam menyikapi kemiskinan di negeri ini, selain lewat
demo, dapat juga dilakukan dengan cara pendampingan-pendampingan
sebagaimana yang dilakukan oleh LSM. Hal ini diperlukan dalam rangka
memberikan motivasi dan dukungan kepada masyarakat miskin khususnya,
agar tidak gampang menyerah dan putus asa dalam menjalani hidup yang
tidak menentu ini. Di sini dibutuhkan mahasiswa-mahasiswa yang memang
benar-benar mempunyai jiwa kesabaran, kepedulian serta keikhlasan dalam
menolong sesama. Karena pendampingan yang dilakukan membutuhkan waktu
relatif lama, sedangkan mahasiswa sendiri masih harus belajar setiap
harinya. Namun, semua itu bisa disiasati. Apa pun tugas berat yang harus
dipikil, kalau ada kemauan dan niat yang ikhlas, maka akan mudah
dilakukan.
Langganan:
Postingan (Atom)
